Pages

Jumat, 27 Maret 2015

ZIKIR SETELAH SHOLAT FARDHU



Zikir setelah sholat fardhu

Dibaca 3 x
أَسْتَـغْـفِـرُ الله َ
Saya memohon ampun kepada Allah(HR. Muslim I/414)


Dibaca 1x
اَللَّــهُمَّ أَنْتَ السَّلامُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا اْلجَلالِ وَاْلإكْرَامِ

Ya Allah, Engkaulah As–Salaam (Yang selamat dari kejelekan–kejelekan, kekurangan–kekurangan dan kerusakan–kerusakan) dan dari–Mu as–salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik.HR. Muslim (I/414)


Dibaca 1x

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ, اللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi–Nya, bagi–Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menolak terhadap apa yang Engkau beri dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau tolak dan orang yang memiliki kekayaan tidak dapat menghalangi dari siksa–Mu.(HR. Al–Bukhari (I/255) dan Muslim (I/414))


Dibaca 1x

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi–Nya, bagi–Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan upaya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah dan kami tidak beribadah kecuali kepada Allah, milik–Nya–lah segala kenikmatan, karunia, dan sanjungan yang baik, tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, kami mengikhlashkan agama untuk–Nya walaupun orang–orang kafir benci.(HR. Muslim (I/415)


Dibaca 33x

سُبْحَانَ اللهُ
Maha Suci Allah(HR. Muslim (I/418)


Dibaca 33x

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ
Segala puji bagi Allah(HR. Muslim (I/418)


Dibaca 33x

اَللهُ أَكْبَرُ
Allah Maha Besar(HR. Muslim (I/418)


Dibaca 1x

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi–Nya, bagi–Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu(HR. Muslim (I/418)



Dibaca 1x,kecuali magrib&subuh 3x

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ . اللَّهُ الصَّمَدُ . لـَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ . وَلَـمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ

Katakanlah: Dia–lah Allah Yang Mahaesa. Allah adalah (Rabb) yang segala sesuatu bergantung kepada–Nya. Dia tidak beranak dan tidak pula diper­anakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan–Nya.(QS.Al–Ikhlas: 1–4)


Dibaca 1x, maghrib&subuh 3x

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِن شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Rabb Yang menguasai (waktu) Shubuh dari kejahatan makhluk–Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita–wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul–buhul. Serta dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki(QS. Al–Falaq: 1–5)


Dibaca 1, maghrib&subuh 3x

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ . مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan (Ilah) manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi. Yang membisik­kan (kejahatan) ke dalam dada–dada manusia. Dari golongan jin dan manusia.(QS. Al–Naas: 1–6)


Dibaca 1x

اللهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) me­lainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk–Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan–Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin–Nya. Allah mengetahui apa–apa yang (berada) dihadapan mereka, dan dibelakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa–apa dari Ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki–Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.(QS.Al–Baqarah: 255)


Dibaca 1x

اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Ya Allah, tolonglah aku agar senantiasa mengingat–Mu, bersyukur kepada–Mu dan beribadah dengan baik kepada–Mu(HR. Abu Dawud 2/86)


Dibaca 10x setelah sholat maghrib&subuh

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi–Nya, bagi–Nya segala kerajaan, dan pujian, yang menghidupkan dan mematikan dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu(HR. At–Tirmidziy 5/515 dan Ahmad 4/227)


Dibaca 1x setelah sholat subuh

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada–Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima(HR. Ibnu Majah)





Shared from adzkar for android 

Kamis, 19 Maret 2015

WAKTU BERHARGA DALAM MENGASUH ANAK



** 7 tahun pertama (0-7 tahun):

Perlakukan anakmu sebagai raja.

Jangan marah-marah, jangan banyak larangan, jangan rusak jaringan otak anak. Pahamilah bahwa posisi anak yang masih kecil,
saat itu yang berkembang adalah otak kanannya.


**7 tahun kedua (7-14 tahun):

zona hati-hati dan waspada.

Latih anak-anak agar mandiri untuk mengurus dirinya sendiri, mencuci piring, pakaian, setrika, dll. Banyak pelajaran berharga dalam kemandirian yang bermanfaat bagi masa depannya.


**7 tahun ketiga (14-21 tahun):

Perlakukan anak seperti sahabat.

Anak sudah bisa dilepas untuk mandiri. Mereka sudah bisa dilepas sebagai duta keluarga.


**7 tahun keempat (21-28 tahun):

Perlakukan sebagai pemimpin.

Siapkan anak untuk menikah.

Pada masa anak-anak, yang berkembang adalah otak kanannya. Otak kiri berkembang saat usianya menjelang 7 tahun. Anak perempuan keseimbangan otak kanan dan kirinya lebih cepat. Sedangkan anak laki lebih lambat. Keseimbangan otak kanan dan kiri pada anak laki-laki baru tercapai sempurna di usia 18 tahun, sedangkan anak perempuan sudah cukup seimbang otak kanan dan kirinya di usia 7 tahun.





FamilyGuide

8 Cara tepat agar wajah tak cepat berkerut



1. Hindari Sinar Matahari

Sinar matahari, 90% bisa merusak kulit," ujar Dr. Eric Bernstein, dokter kulit asal Pennsylvania, Amerika Serikat. Penelitian yang dilakukan pakar bedah plastik Darrick Antell, MD, terhadap sepasang saudara kembar juga mengungkapkan hal serupa. Dari risetnya diketahui, si kembar yang jarang terpapar sinar matahari memiliki keriput lebih sedikit dan terlihat lebih muda dari kembarannya. Berbagai cara bisa dilakukan untuk menghindari sinar matahari secara langsung ini, misalnya memakai payung, topi, dan kacamata hitam, tidak duduk di dekat jendela, dan tak lupa mengaplikasikan tabir surya sebelum keluar rumah. Menurut American Academy of Dermatology, mengenakan tabir surya bukan hanya mencegah keriput tapi juga terhindar dari kanker kulit.


2. Jangan Merokok

"Merokok menyebabkan kulit rusak yang efek kerusakannya seperti terkena sinar matahari," kata Dr. Bernstein. Menurut sejumlah penelitian pun merokok memang dapat membuat kulit cepat berkerut. Merokok menyebabkan tubuh melepas enzim yang menghancurkan kolagen dan elastin, dua komponen penting untuk kesehatan kulit.


3. Tidur Cukup

"Tidur yang cukup bisa mengurangi tanda penuaan," ujar Dr. Maya Surjadjaja, MS, SpGK. Ketika Anda kurang tidur, tubuh akan memproduksi hormon kortisol dalam jumlah banyak, hormon ini dapat menyebabkan sel kulit rusak. Dengan cukup tidur, tubuh akan lebih banyak memproduksi HGH (Human Growth Hormone) yang membuat kulit tetap elastis sehingga mencegah timbulnya keriput.


4. Tidur Telentang

American Academy of Dermatology (AAD) mengungkapkan ketika Anda tidur dengan posisi tertentu bisa memicu munculnya garis tidur atau
kerutan. Garis tidur ini seiring pertambahan usia bisa tidak hilang dari kulit. Posisi tidur yang paling baik adalah dengan tidur telentang atau dengan bagian punggung serta kepala yang menempel pada tempat tidur. Posisi tidur ini dapat meminimalisir munculnya kerutan hingga jerawat akibat gesekan wajah dengan sarung bantal atau rambut yang kotor. Tidur terlentang
juga bisa membuat aliran darah mengalir lebih lancar.


5. Hindari Menyipitkan Mata

Bagi Anda yang merasa kemampuan matanya semakin menurun, menyipitkan mata kerap
dilakukan saat akan membaca atau melihat. Membaca di tempat gelap juga bisa membuat Anda menyipitkan mata. Ternyata aktivitas menyipitkan mata ini bisa membuat wajah cepat dihiasi kerut. Menurut American Academy of
Dermatology, gerakan berulang di wajah seperti menyipitkan mata, membuat otot wajah terlalu diforsir untuk bekerja. Hal ini menyebabkan
timbulnya garis pada wajah. Garis-garis ini pada akhirnya menjadi kerutan.


6. Perhatikan Asupan Makan

Makanan tertentu bisa membantu wanita meminimalisir kerutan di wajah. Salmon misalnya yang kaya akan protein dan omega-3. Kedua
jenis kandungan tersebut membantu
mencerahkan kulit dan membuat kulit tetap segar. Selain salmon, kedelai juga baik untuk kulit. Dalam European Journal of Nutrition
terungkap, makanan atau suplemen yang mengandung kedelai bisa memperbaiki struktur dan mengencangkan kulit.


7. Memakai Pelembab

Salah satu rutinitas perawatan kecantikan yang sebaiknya tidak dihindari adalah memakai pelembab, demikian saran dari Robin Ashinoff, MD., dermatologis di Hackensack University Medical Center, New Jersey. Pelembab menjaga kulit dari kekeringan serta menjaga elastisitasnya sehingga kerutan tak akan muncul lebih cepat.


8. Banyak Minum Air Putih

Ini adalah salah satu kebiasaan yang sehat. Memiliki kebiasaan minum air putih minimal 8 gelas dalam sehari, selain bisa
mengeluarkan racun dari tubuh, juga dapat membersihkan kulit dan
membuatnya tampak awet muda.



Detik

Senin, 16 Maret 2015

Simple Bread




Resep asli adalah Lazy Bread @Cozy Kitchen.. berhubung membuat untuk sarapan pagi, jadi ada beberapa modifikasi.. ^_^

Bahan : 

-          1 sdt ragi kering instant 
-          3 sdm gula pasir 100 ml air dingin
-          300 gr tepung terigu
-          1 butir  telur
-          50 ml minyak goreng
-         sedikit garam 
     
Untuk olesan : kemarin  saya memanfaatkan stok putih telur yang berlimpah dikulkas..   


Cara :  

-          Campur ragi , air dan gula pasir, aduk sebentar saja.
-          Masukkan tepung,  telur + air campuran ragi dan gula.. aduk hingga tercampur rata. Tambahkan minyak goreng, uleni..tambahkan garam , Uleni hingga benar2 kalis. Masukkan dalam wadah plastik yang sudah di olesi dengan minyak goreng. tutup. Biarkan adonan mengembang  2xlipat
-          kempeskan adonan, beri tepung agar tidak lengket ditangan. 
-          Adonan siap di bentuk, beri isian sesuai selera. susun diloyang yang sudah diolesi      margarin. 
-          Isirahatkan adonan  dalam posisi tertutup hingga mengembang kembali. Beri olesan dibagian permukaannya.
-          Panggang dengan api kecil kurang lebih 20 menit, matikan api. Angkat.

-          Roti siap disajikan

Minggu, 08 Maret 2015

Ghibah

Menceritakan ‘aib orang lain tanpa ada hajat sama sekali, inilah yang disebut dengan ghibah. Karena ghibah artinya membicarakan ‘aib orang lain sedangkan ia tidak ada di saat pembicaraan. ‘Aib yang dibicarakan tersebut, ia tidak suka diketahui oleh orang lain.

Adapun dosa ghibah dijelaskan dalam firman Allah Ta’ala,



يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka, karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang. Jangan pula menggunjing satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Hujurat: 12)


Asy Syaukani rahimahullah dalam kitab tafsirnya mengatakan, “Allah Ta’ala memisalkan ghibah (menggunjing orang lain) dengan memakan bangkai seseorang. Karena bangkai sama sekali tidak tahu siapa yang memakan dagingnya. Ini sama halnya dengan orang yang hidup juga tidak mengetahui siapa yang menggunjing dirinya. Demikianlah keterangan dari Az Zujaj.”


Asy Syaukani rahimahullah kembali menjelaskan, “Dalam ayat di atas terkandung isyarat bahwa kehormatan manusia itu sebagaimana dagingnya. Jika daging manusia saja diharamkan untuk dimakan, begitu pula dengan kehormatannya dilarang untuk dilanggar. Ayat ini menjelaskan agar seseorang menjauhi perbuatan ghibah. Ayat ini menjelaskan bahwa ghibah adalah perbuatan yang teramat jelek. Begitu tercelanya pula orang yang melakukan ghibah.”


Adapun yang dimaksud ghibah disebutkan dalam hadits berikut,



عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ ». قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ « ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ ». قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِى أَخِى مَا أَقُولُ قَالَ « إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya, 


Tahukah kamu, apa itu ghibah?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ghibah adalah kamu membicarakan saudaramu mengenai sesuatu yang tidak ia sukai.” Seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimanakah menurut engkau apabila orang yang saya bicarakan itu memang sesuai dengan yang saya ucapkan?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Apabila benar apa yang kamu bicarakan itu tentang dirinya, maka berarti kamu telah menggibahnya (menggunjingnya). Namun apabila yang kamu bicarakan itu tidak ada padanya, maka berarti kamu telah menfitnahnya (menuduh tanpa bukti).” (HR. Muslim no. 2589, Bab Diharamkannya Ghibah)


Ghibah dan menfitnah (menuduh tanpa bukti) sama-sama keharaman. Namun untuk ghibah dibolehkan jika ada tujuan yang syar’i yaitu dibolehkan dalam enam keadaan sebagaimana dijelaskan oleh Imam Nawawi rahimahullah. Enam keadaan yang dibolehkan menyebutkan ‘aib orang lain adalah sebagai berikut:



  1. Mengadukan kezaliman orang kepada hakim, raja atau siapa saja yang mempunyai wewenang dan kemampuan untuk menolongnya. Seperti dengan mengatakan: “Si Fulan menganiaya saya dengan cara demikian.”
  2. Meminta bantuan orang demi mengubah kemungkaran dan mengembalikan pelaku maksiat agar kembali kepada kebenaran. Seperti dengan mengatakan: “Si Fulan telah melakukan demikian maka cegahlah dia dari perbuatan itu!” atau ungkapan semisalnya. Tujuan dibalik pengaduan itu adalah demi menghilangkan kemungkaran, kalau dia tidak bermaksud demikian maka hukumnya tetap haram.
  3. Meminta fatwa. Seperti dengan mengatakan kepada seorang mufti (ahli fatwa): “Ayahku menganiayaku.” atau “Saudaraku telah menzalimiku.”Atau “Suamiku telah menzalimiku.” Meskipun tindakan yang lebih baik dan berhati-hati ialah dengan mengatakan: “Bagaimana pendapat anda terhadap orang yang melakukan perbuatan demikian dan demikian (tanpa menyebut namanya)?”
  4. Memperingatkan kaum muslimin dari kejelekan sebagian orang dan dalam rangka menasihati mereka. 
  5. Menyebutkan kejelekan pelaku maksiat yang berterang-terangan dalam melakukan dosa atau bid’ahnya, seperti orang yang meminum khamr di depan khalayak, merampas harta secara paksa dan sebagainya, dengan syarat kejelekan yang disebutkan adalah yang terkait dengan kemaksiatannya tersebut dan bukan yang lainnya.
  6. Untuk memperkenalkan jati diri orang. Seperti contohnya apabila ada orang yang lebih populer dengan julukan Al-A’raj (yang pincang), Al-Ashamm (yang tuli), Al-A’ma (yang buta) dan lain sebagainya. Akan tetapi hal ini diharamkan apabila diucapkan dalam konteks penghinaan atau melecehkan. Seandainya ada ungkapan lain yang bisa dipakai untuk memperkenalkannya maka itulah yang lebih utama (lihat Riyadhush Shalihin, dicetak bersama Syarah Syaikh Utsaimin, 4/98-99. penerbit Darul Bashirah)



Artikel Muslim.Or.Id

9 Cara Atasi Anak Pemarah



Sample Image

Anak lelaki saya, usianya 10 tahun, mudah sekali marah. Saat marah dia meninju, menendang, dan memukul pintu, kakak, adik, atau mainannya.  Apakah ini wajar? Bagaimana mengatasinya?
NUR, TANGERANG

Sebaiknya kita pahami dulu penyebab agresivitas pada anak. Perilaku agresif pada anak dipicu faktor genetik, kepribadian, dan pola asuh. Adanya respons hormonal dan komposisi kromosom XYY (supermale) dapat memicu agresivitas pada seseorang. Faktor genetik ini diturunkan dari orangtuanya.
Sedangkan faktor kepribadian, adanya “id” yang berfungsi sebagai pertahanan diri berlebih, serta mengalahkan sisi “ego” dan “superego”, dapat memunculkan perilaku agresif. Nah, pola asuh yang kerap membandingkan dengan anak lain, tidak konsisten, kurang perhatian juga dapat memicu terjadinya agresivitas pada anak. Faktor-faktor ini sebaiknya dikenali orangtua seraya mereka menyusun strategi mengubah perilaku sang buah hati.
Pada anak usia 4 tahun, biasanya perilaku agresif ini muncul. Bahkan terkadang mereka bersikap agresif kepada anak-anak lain yang usianya satu atau dua tahun lebih tua, dan hal ini masih bisa dikatakan wajar.
Di usia 5 dan 6 tahun, anak masih memiliki pemahaman yang minim mengenai penerimaan sosial dan moralitas. Ego mereka masih terlalu tinggi dan belum memahami arti emosional serta bagaimana mengontrol gejolak emosi. Mereka sering kali berperilaku agresif tanpa mereka sadari. Butuh kesabaran yang ekstra, dan itu tidak bisa terjadi dalam semalam.
Pada umur 10 tahun seharusnya seorang anak sudah bisa membedakan hal yang baik dan buruk, karena value atau norma sosial serta nalar juga sudah terbentuk. Jika di usia ini anak masih agresif/tantrum, kita boleh mengatakan hal itu tidak wajar dan di luar kendali. Untuk itu, orangtua harus mengenali kenapa anak menjadi agresif. Berikut kiat mengenali dan mengatasi agresivitas pada buah hati.
  1. Cari tahu penyebabnya, apakah kemarahan tersebut muncul sendiri  tanpa ada sebab, misalnya membela teman yang diperlakukan kurang adil oleh teman lain, mereka tidak ingin dan tidak suka diusik, mungkin juga saking bersemangat dan lepas kendali karena kurangnya kontrol perilaku. Jika agresivitas muncul sendiri tanpa penyebab, sebaiknya segera konsultasikan kepada ahlinya.
  2. Jangan beri label "anak bandel" atau "anak nakal".
  3. Jauhkan anak dari visualisasi kekerasan yang bisa ia tiru, misalnya tayangan televisi, permainan atau games, atau pertengkaran Anda dan pasangan. Jika tanpa sengaja atau anak telanjur pernah menyaksikan adegan kekerasan, ajak ia bicara untuk meluruskan pemahamannya mengenai kekerasan.
  4. Beri contoh dan coba koreksi perilaku Anda dengan pasangan, upayakan jangan pernah bertengkar di depan anak, baik dengan pasangan maupun orang lain.
  5. Hindari hukuman fisik karena dapat menyebabkan anak meniru “hukuman” fisik tersebut kepada teman-temannya.
  6. Beri penghargaan saat anak berlaku baik. Ia akan senang dan merasa dihargai jika perilaku mereka yang baik dan tidak agresif  akan diganjar penghargaan.
  7. Bersikap tenang, minta anak untuk masuk ke kamar dan menenangkan diri saat marah. Memeluk adalah cara untuk mengendalikan emosinya dan jauhkan atau ambil alat-alat yang dapat menjadi sasaran ia meluapkan amarahnya.
  8. Beri lingkungan yang nyaman. Bisa saja rumah atau sekolah menjadi lingkungan yang mempengaruhi agresivitas anak.
  9. Segera berkonsultasi ke ahli bila Anda menganggap atau melihat perilaku anak sangat mengganggu, sehingga dapat dicari solusi terbaik.