Pages

Senin, 18 Agustus 2014

GEJALA SEKS MATANG DINI ? APAKAH ANAK KITA MENGALAMINYA ?



Apakah wajar jika anak usia 5 tahun laki2 melihat teman wanitanya maaf “penisnya” menegang ?

Pada dasarnya ”Ereksi” pada anak laki-laki semacam ini wajar muncul pada setiap anak, asalkan usianya sudah mencapai pubertas kira-kira 14-15 tahun untuk wanita dan 16-17 tahun atau lebih untuk laki-laki. Ini adalah sebuah gejalan tumbuhnya dan pematangan hormon estrogen pada wanita dan hormon totesteron pada laki-laki. Namu demikian menjadi tidak wajar jika usia anaknya masih 5 tahun. Dan belakangan ini memang usia pubertas anak semakin muda saja dan terus maju ke usia yg lebih muda.

Sebelum melangkah pada tinndakan penyelamatan, maka sebaiknya kita tahu lebih dulu faktor apa saja yg menjadi pemicu utama munculnya fenomena Seks Matang Dini ini.

Otak anak bagian atas itu terdiri dari 2 bagian yg di sebut bagian belahan kiri dan belahan kanan, belahan kiri itu untuk berpikir Sains Analisis dan Bagian kanan itu untuk berfikir Fantasi/Imaginasi. Pada masa anak2 umumnya yg lebih aktif adalah bagian belahan kanan yg bersifat FANTASI.

Jadi penyebab munculnya sex usia dini yg pertama itu adalah karena seorang anak sering melihat adegan yg berbau pronografi seksual tanpa ada yg mendampingi dan membimbingnya. Biasanya ini bersumber dari jenis tontonan sinetron yg berbau pacaran, erotisme dan pornografi, film-film dewasa yg di bungkus dalam bentuk kartun, seperti Avatar dan sejenisnya, Film anak yg di bumbui adegan percintaan dsb, game2 anak baik off line maupun on line seperti GTA yg mempertontonkan adegan seksual pada anak, VCD porno dsb, komik2 anak yg bergambar pornografi dan lain-lain.

Pada saat semua ini di tonton oleh anak usia dini maka otak fantasinya akan membantu dan mendorong hormon seksualnya tumbuh lebih cepat dan lebih dini dari yg semestinya.

Yang kedua ”diduga” adalah bersumber dari makanan yg disuntik oleh hormon2 pertumbuhan, seprti yg banyak di lakukan pada ayam2 konsumsi agar bisa tumbuh lebih cepat dan bisa di potong lebih awal, Sapi2 yg di suntik hormon pertumbuhan agar cepat besar dan gemuk, ikan2 air tawar yg melalui makanannya di beri hormon pertumbuhan, dan apa bila di konsumsi oleh anak maka hormon2 tadi akan mempengaruhi pertumbuhan seluruh oragan tubuh anak termasuk organ2 seksualnya. Begitulah apa yg disampaikan oleh Ikatan Vegeterian International yg berpusat di Brussel, Belgia.

Jika kita ingin menyelamatkan si anak maka segeralah lakukan tindakan untuk memutus dari sumber-sumber pemicunya tadi yg berupa contoh tontonan, bacaan, permainan dan makanan. Semakin cepat semakin baik. 

Dirumah usahakan mengganti menu anak2 dengan yg lebih natural dan menghindari makanan yg berpotensi memicu pertumbuhan seks matang dini tadi, kemudian game usahakan  Edu Game (permainan edukasi) dan tontonan, pilihkan hanya yg aman2 saja. Dan memblok stasion2 tv yg berbahaya bagi anak.

Untuk menyelamatkan si anak, mungkin kita bisa mulai mengajarkan pendidikan sex usia dini yg terbimbing.... karena pada dasarnya sexual itu netral, tergantung belahan otak mana yg meresponsnya, apa bila yg meresponse adalah belahan otak sebelah kiri maka respon si anak akan berubah menjadi Sain Biologis dan jika sebelah kanan maka responnya lebih kepada fantasi dan erotisme. 

Bahas bersama dengan bergambar organ2 reproduksi mulai dari tumbuhan binatang hingga manusia... sehingga anak2 terbiasa melihat organ reproduksi dari semua jenis makhluk hidup dan mereka melihatnya dari sisi Sains Biologis Kedokteran.

Jika ini dilakukan dengan sabar, terus menerus dan konsisten maka biasanya dalam waktu 2-4 bulan anak tersebut mulai terbiasa dengan respon otak kirinya terhadap hal2 yg berhubungan dengan lawan jenisnya.

Lakukan ini segera karena semakin bertambah usia anak semakin sulit untuk di atasi.



www.ayahkita.com