Pages

Senin, 11 November 2013

PARIA GUNUNG (Cardiospermum halicacabum)











Nama Ilmiah :  Cardiospermum halicacabum
Familia : sapindaceae
Nama daerah : cenet areuy, papare kurung
Nama asing : Balloon vine, heart pea


Uraian tanaman 

Terna setahun, tumbuh liar dilapangan rumput, tepi jalan, di hutan dan diladang, pada tempat-tempat kering yang terkenasinar matahari dari 1-700m diatas permukaan laut.

Terna berbatang lemas, berambut halus, panjang mencapai 2-3m, tumbuh memanjat dengan sulur/alat pembelit yang keluar dari karangan bunga. Daunnya majemuk, menjari beranak 3 ganda 2, letak berseling, dengan anak daun bertangkai, bulat telur memanjang, bercangap menyirip dalam, ujung runcing, tepi bergerigi, panjang 5-9 cm,


bunga kecil berwarna putih dengan sepasang alat pembelit untuk memanjat, berkumpul dalam karangan bunga yang keluar dari ketiak daun.

 












Buah berupa selaput, menggelembung bersegi 3, dengan 3 buah biji bentuknya bulat berwarna hitam, ditengahnya berwarna putih. 


 









Dibeberapa daerah, paria gunung dimakan sebagai sayuran.

Bagian yang dipakai : seluruh tanaman, pemakaian segar atau yang telah dikeringkan


Khasiat 

Menghilangkan pembekuan darah, menghilangkan bengkak, membersihkan darah, menetralkan panas dan racun, anti radang, melancarkan kencing


Kegunaan

Flu, demam, badan sakit-sakit
Radang ginjal, infeksi saluran kencing.
Kencing sedikit, bengkak (edema)
Batuk rejan, sakit kuning, kencing manis
Menormalkan siklus haid, merangsang haid
Diare, disentri, obat cacing
Merangsang muntah, sembelit.


Pemakaian 

Untuk minum : rebus 10-15 gr herba kering atu yang segar sebanyak 30-60 gr
Pemakaian luar : herba segar dilumatkan, balurkan ke tempat yang sakit atau direbus, airnya untuk cuci, dipakai pada radang kulit bernanah, terpukul, ekszema, scabies, bisul, gigitan ular.




Prof. Hembing Wijayakusuma & dr. Setiawan D