Pages

Selasa, 17 Desember 2013

SISIK NAGA (Drymoglossum piloselloides)





Nama ilmiah : Drymoglossum piloselloides
Familia : polypodiaceae
Nama daerah : picisan, paku duduitan, sisik naga
Nama asing : Duiteblad


Uraian tanaman

Sisik naga dapat ditemukan diseluruh daerah asia tropik, tumbuh liar dihutan, diladang dan tempat-tempat lainnya pada daerah yang agak lembab didataran rendah sampai 1000m diatas permukaan laut.



Merupakan tumbuhan epifit yang tumbuh dibatang dan dahan pohon, dengan rimpang yang menjalar panjang sekitar 1m, akar melekat kuat. Daun bertangkai pendek, bentuknya jorong atau jorong memanjang, tebal berdaging, ujung tumpul atau membundar, pangkal runcing, tepi rata, daunnya ada yang mandul dan ada yang membawa spora. Berkembang biak dengan spora dan tunas.



Bagian yang dipakai : daun, seluruh herba.


Khasiat : peluruh dahak, anti radang ( antiphlogistik), antitoksik.


Kegunaan : 

-          Gondongan, TBC kelenjar
-          Sakit perut, sakit kuning, sembelit.
-          Kencing nanah, batuk, batuk darah
-          Rheumastism, keputihan, kanker payudara


Pemakaian :

Untuk minum : 15-30gr rebus lalu minum
Pemakaian luar : herba segar dilumatkan, bubuhi ketempat yang sakit atau direbus, airnya untuk cuci. Digunakan untuk penyakit-penyakit kulit, seperti kudis dan kurap.


Cara pemakaian :

Sariawan : air rebusan digunakan untuk kumur-kumur




Prof Hembing W & Dr. Setiawan D